Kuliah Tamu Manajemen FEB UI Bersama Bank Victoria Bahas Regulasi dan Aktivitas Perbankan
Nabila – Komunikasi FEB UI
Depok, 2 Februri 2026 – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI) menyelenggarakan kuliah tamu bertajuk ‘Perbankan: Regulasi dan Aktivitas’ dengan menghadirkan Tamunan, S.E., M.M., (Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko, PT Bank Victoria International, Tbk). Kegiatan yang dimoderatori oleh Prof. Rofikoh Rokhim, S.E., S.I.P., D.E.A., Ph.D., (Guru Besar FEB UI) ini berlangsung di Auditorium Mini Departemen Manajemen, pada Senin (2/2).
Dalam paparannya, Tamunan menjelaskan mengenai kerangka regulasi perbankan di Indonesia, termasuk peran Bank Indonesia sebagai bank sentral dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai lembaga pengatur dan pengawas sektor jasa keuangan. Bank Indonesia memiliki tujuan utama mencapai dan memelihara kestabilan nilai rupiah, baik dari sisi stabilitas harga barang dan jasa (inflasi) maupun nilai tukar terhadap mata uang negara lain.
Untuk mencapai tujuan tersebut, Bank Indonesia menjalankan tiga pilar utama, yaitu penetapan kebijakan moneter, pengaturan dan penjagaan kelancaran sistem pembayaran, serta pengawasan perbankan yang difokuskan pada aspek makroprudensial guna menjaga stabilitas sistem keuangan nasional.
Tamunan menambahkan, OJK berperan sebagai lembaga independen yang memiliki fungsi pengaturan dan pengawasan terintegrasi di sektor jasa keuangan. OJK dibentuk untuk memastikan seluruh kegiatan di sektor keuangan berjalan secara teratur, adil, transparan, dan akuntabel, sekaligus melindungi kepentingan konsumen dan masyarakat. Pengawasan tersebut mencakup aspek kesehatan bank, kehati-hatian, manajemen risiko, hingga penerapan tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/GCG).
“Pentingnya menerapkan GCG dalam industri perbankan sebagai landasan pengelolaan bank yang beretika dan bertanggung jawab. GCG memiliki prinsip meliputi keterbukaan akuntabilitas, pertanggungjawaban, independensi, dan kewajaran yang menjadi dasar dalam menjaga kepercayaan publik, serta keberlanjutan kinerja bank,” jelasnya.
Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik sangat penting dalam industri perbankan. GCG dipahami sebagai struktur dan proses pengelolaan bank yang bertujuan meningkatkan kinerja usaha serta mengoptimalkan nilai perusahaan bagi seluruh pemangku kepentingan.
Selain itu, Tamunan mengenalkan pada berbagai aktivitas utama perbankan, mulai dari penghimpunan dana masyarakat, penyaluran kredit, hingga layanan jasa perbankan seperti transfer, kliring, kartu kredit, dan layanan perbankan digital. Pembahasan turut mencakup manajemen risiko, analisis kredit, serta mekanisme restrukturisasi kredit bagi debitur yang mengalami kesulitan memenuhi kewajiban keuangannya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa dapat memahami konsep perbankan secara teoritis sekaligus memperoleh gambaran praktis mengenai regulasi, fungsi, dan dinamika industri perbankan di Indonesia. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya FEB UI dalam menjembatani pembelajaran akademik dengan praktik nyata di sektor keuangan.

