Wujudkan Societal Impact yang Nyata, Kunjungan ke Kampung Ilmu Purwakarta

Wujudkan Societal Impact yang Nyata, Kunjungan ke Kampung Ilmu Purwakarta

 

Kelas Khusus Internasional dan Kantor Internasionalisasi dan Transformasi FEB UI

Purwakarta, 1 Februari 2026 – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI) melakukan kunjungan ke Kampung Ilmu, Purwakarta, dalam rangka penjajakan kerja sama yang mencakup kegiatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat, sebagai bentuk perwujudan FEB UI sebagai fakultas dengan societal impact yang nyata. Adapun di bidang pendidikan, kerja sama yang dibahas adalah potensi kegiatan bagi mahasiswa Kelas Khusus Internasional (KKI) dan Warga Negara Asing (WNA), baik yang merupakan mahasiswa degree program, pertukaran pelajar (exchange), maupun short course program, agar mereka lebih mendapatkan gambaran mengenai berbagai isu multidimensional terkait dengan masyarakat Indonesia, pada Minggu (1/2).

Tim FEB UI diwakili oleh dosen yakni Prof. Viverita (Ketua Senat Akademik Fakultas dan Dosen Departemen Manajemen), Dr. Isfandiarni (Ketua Program KKI dan Dosen Departemen Ilmu Ekonomi), Arief Wibisono Lubis, Ph.D. (Chief Internationalization and Transformation Officer dan Dosen Departemen Manajemen), Ira Iriyanty (Dosen Penempatan KKI dan Dosen Departemen Manajemen), Putu Geniki Lavinia Natih (Dosen Departemen Ilmu Ekonomi), dan Widya Perwitasari (Dosen Penempatan KKI dan Dosen Departemen Akuntansi).

Tak hanya itu, turut berpartisipasi, mahasiswa KKI yang terdiri dari Wang Wu Hao Chen  mahasiswa jurusan Manajemen KKI angkatan 2023 yang berasal dari Tiongkok, Rania Ardianti, Vania Hissyana Chairunnisa dan Muhammad Kiral mahasiswa KKI jurusan Manajemen Angkatan 2022, Indira Alma Faiza Setyadi, Kenar Achmad Aguschandra, dan Muhammad Zaidan Pasmal mahasiswa jurusan Ilmu Ekonomi KKI Angkatan 2022 dan Mukhamad Pasha mahasiswa jurusan Akuntansi KKI Angkatan 2024. Kunjungan tersebut juga bertepatan dengan kunjungan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Wakil Menteri PPPA, Gubernur Maluku Utara, dan tim dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FK UI).

Dalam kesempatan ini, tim FEB UI berkesempatan untuk memahami lebih dalam mengenai peranan Kampung Ilmu sebagai organisasi yang mendorong komunitas yang berdaya dan responsif terhadap berbagai macam isu yang berkembang di masyarakat. Berdasarkan diskusi pendiri Kampung Ilmu, yaitu Imam Prasodjo, dengan Menteri PPPA, Wakil Menteri PPPA, dan Gubernur Maluku Utara, masalah multidimensional yang ada di masyarakat tidak mungkin diselesaikan oleh satu instansi saja, namun membutuhkan kerja sama n-helix berbagai pihak. Salah satu contoh konkret nya adalah pemberdayaan masyarakat dalam mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG), agar dapat berpartisipasi aktif untuk membantu memastikan program ini tepat sasaran.

Tim FEB UI juga mendapatkan kesempatan langsung untuk berdiskusi dengan perwakilan guru dari SMKN Tegalwaru, Purwakarta, dan ibu-ibu masyarakat sekitar Kampung Ilmu, mengenai tantangan yang mereka hadapi dan sinergi yang dapat dikolaborasikan dengan FEB UI. Dalam diskusi ini, mahasiswa KKI FEB UI sekaligus berbagi pengalaman mereka dalam mengoptimalkan peranan media sosial untuk mendukung kegiatan usaha masyarakat. Salah satu hasil diskusi adalah perlunya pelatihan terkait dengan bisnis dan pemasaran digital, serta pengelolaan keuangan usaha dan keluarga.

Kegiatan ini mendapatkan apresiasi yang tinggi dari pendiri Kampung Ilmu, Imam Prasodjo, yang menyatakan, “Dengan dukungan sivitas akademika, setiap warga masyarakat akan ikut bergerak aktif melakukan gerakan perbaikan. Dengan kehadiran kampus yang mampu memberikan peta jalan dan ilmu pengetahuan, pasti akan mencerahkan. Kampus akan lebih nyata memberi dampak perbaikan pada masyarakat.”