Academic Talk PPIA FEB UI Bahas Dampak Greenwashing terhadap Keputusan Investasi

Academic Talk PPIA FEB UI Bahas Dampak Greenwashing terhadap Keputusan Investasi

 

Rayya – Komunikasi FEB UI

Depok, 30 April 2026 – Program Pascasarjana Ilmu Akuntansi (PPIA) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Indonesia (UI) menyelenggarakan kegiatan Academic Talk yang mengangkat topik “Green Washing and Investment Decision: Impact of ESG Performance and Executive Compensation”. Kegiatan ini dilaksanakan secara hybrid, bertempat di Gedung Pascasarjana lantai 4, ruang 406 pada Kamis (30/4).

Dalam kegiatan tersebut, Prof. Jhonny Jermias yang merupakan Guru Besar Akuntansi di Beedie School of Business, Simon Fraser University, Kanada, hadir sebagai pembicara utama. Ia memaparkan secara komprehensif mengenai fenomena greenwashing serta implikasinya terhadap keputusan investasi, dengan menyoroti bagaimana kinerja Environmental, Social, and Governance (ESG) serta skema kompensasi eksekutif dapat memengaruhi persepsi investor. Pemaparan ini memberikan perspektif empiris mengenai bagaimana perusahaan dapat memanfaatkan atau bahkan menyalahgunakan praktik keberlanjutan dalam laporan mereka.

Academic Talk ini juga dihadiri oleh Ketua Program Studi PPIA, Luluk Widyawati, S.E., M.Bus., Ph.D., serta Guru Besar FEB UI, Prof. Dr. Lindawati Gani. Kehadiran para akademisi tersebut turut memperkaya diskusi yang berlangsung, sekaligus menunjukkan dukungan institusional terhadap penguatan kualitas pembelajaran di lingkungan PPIA. Diskusi interaktif yang terjadi selama sesi berlangsung mencerminkan antusiasme peserta dalam menggali lebih dalam isu greenwashing dan relevansinya dalam praktik akuntansi modern.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa PPIA FEB UI memperoleh kesempatan berharga untuk memperluas pemahaman mereka terhadap dinamika pelaporan keberlanjutan dan dampaknya terhadap pengambilan keputusan investasi. Academic Talk ini diharapkan dapat mendorong mahasiswa untuk mengembangkan pemikiran kritis serta kemampuan analitis dalam menilai praktik bisnis yang berorientasi pada keberlanjutan secara lebih objektif dan berbasis data.