FEB UI Tinjau Praktik Kemandirian Pangan dan Pemberdayaan di Kampung Ilmu Purwakarta
Aska – Komunikasi FEB UI
Purwakarta, 27 April 2026 – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI) melakukan kunjungan ke Kampung Ilmu Purwakarta dalam rangka penjajakan kerja sama program pengabdian masyarakat dan pengayaan mahasiswa internasional sebagai bagian dari upaya memperkuat societal impact FEB UI.
Kunjungan tersebut dipimpin oleh Yulianti Abbas S.E., M.S.M., Ph.D. selaku Dekan FEB UI bersama jajaran pimpinan dan dosen FEB UI, di antaranya Prof. Dr. Irwan Adi Ekaputra, Prof. Dr. Desi Adhariani, Rus’an Nasrudin, Ph.D., Isfandiarni, Ph.D., Lisa Listiana, Ph.D., Vita Silvira, MBA, Cut Saskia Rachman, M.Ak, Dr. Haryani Primanti, dan Farma Mangunsong, Ph.D.. Kehadiran rombongan menjadi bagian dari upaya FEB UI untuk melihat langsung praktik pemberdayaan masyarakat dan keberlanjutan yang dijalankan di Kampung Ilmu.
Rangkaian kegiatan dimulai dengan kunjungan ke Dapur MBG Kampung Ilmu bersama Dr. Drs. Imam Prasodjo, M.A, Ph.D. selaku Pendiri Kampung Ilmu Purwakarta. Di lokasi tersebut, rombongan mempelajari bagaimana dapur komunitas dibangun melalui semangat gotong royong dan kolaborasi lintas pihak. Dapur MBG dirancang dengan memperhatikan standar higienitas, keamanan pangan, dan efisiensi produksi sehingga mampu menjadi contoh penerapan sistem kualitas dalam skala komunitas.
FEB UI juga meninjau sentra ayam petelur Kampung Ilmu yang mengusung konsep kemandirian pangan berbasis keluarga. Dalam program tersebut, masyarakat tidak diberikan bantuan telur secara langsung, melainkan dipinjamkan ayam petelur agar mampu memenuhi kebutuhan protein keluarga sekaligus menciptakan siklus produksi yang berkelanjutan.
Selain itu, rombongan mengunjungi program Tobong, inovasi pengelolaan limbah yang memanfaatkan sampah sebagai sumber energi panas untuk mengeringkan hasil panen warga. Program ini menjadi contoh bagaimana inovasi lokal dapat menjawab tantangan lingkungan sekaligus meningkatkan efisiensi produksi masyarakat.
Kegiatan kemudian ditutup dengan makan siang bersama dalam suasana hangat dan penuh diskusi. Momen tersebut menjadi ruang refleksi mengenai pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam membangun sistem ekonomi yang berkelanjutan dan berdampak langsung bagi kehidupan warga.
Usai kunjungan, kegiatan di Kampung Ilmu berlanjut melalui diskusi bersama calon tim Dapur MBG yang menghadirkan Sianny Sadikin dari Bandung. Dalam sesi tersebut, Sianny membagikan praktik pengolahan makanan sehat yang mampu menjaga kualitas nutrisi, khususnya bagi ibu hamil, ibu menyusui, batita, dan balita.
Kunjungan ini menunjukkan bahwa Kampung Ilmu tidak hanya menjadi ruang pelaksanaan program sosial, tetapi juga tempat pembelajaran lintas disiplin yang relevan dengan bidang ekonomi, manajemen, dan akuntansi. Bagi FEB UI, pengalaman tersebut menjadi pengingat bahwa konsep akademik dapat berkembang lebih nyata ketika diterapkan langsung bersama masyarakat.
Sumber: Kampung Ilmu Purwakarta

