MM FEB UI Bahas Masa Depan Bank Emas Bersama Direktur Keuangan PT Pegadaian

MM FEB UI Bahas Masa Depan Bank Emas Bersama Direktur Keuangan PT Pegadaian

 

Aska – Komunikasi FEB UI

Jakarta, 7 Juni 2026 – Program Studi Magister Manajemen (MM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI) menggelar kuliah praktisi yang membahas perkembangan investasi emas dan transformasi bullion bank di Indonesia yang diselenggarakan di Auditorium BCA MM FEB UI, pada Minggu (7/6). Kegiatan ini menghadirkan Direktur Keuangan dan Perencanaan Strategis PT Pegadaian, Dr. Ferdian Timur Satyagraha, B.Com., M.B.A., sebagai narasumber utama.

Dalam sambutannya, Ketua Program Studi MM FEB UI, Prof. Rofikoh Rokhim, Ph.D., menekankan pentingnya pemahaman mengenai instrumen investasi emas yang kini terus berkembang, tidak hanya dalam bentuk fisik tetapi juga digital.

Saat ini investasi emas tidak lagi terbatas pada kepemilikan fisik. Masyarakat perlu memahami berbagai inovasi baru, termasuk bullion bank dan layanan investasi emas digital, sehingga dapat mengambil keputusan investasi yang lebih tepat dan memperoleh manfaat yang optimal, ujar Prof. Rofikoh.

Pada sesi pemaparan, Dr. Ferdian menjelaskan bahwa emas semakin berperan sebagai instrumen keuangan strategis di tengah ketidakpastian ekonomi global. Selain berfungsi sebagai aset lindung nilai (safe haven), emas juga memiliki likuiditas tinggi dan dapat dimanfaatkan dalam berbagai produk keuangan melalui sistem bullion banking.

Ia menjelaskan bahwa Indonesia memiliki potensi besar dalam pengembangan industri emas, mengingat negara ini merupakan salah satu produsen emas terbesar dunia dengan cadangan yang signifikan. Namun, masih terdapat kesenjangan antara kepemilikan emas fisik masyarakat dan pemanfaatannya dalam sistem keuangan formal.

Lebih lanjut, Dr. Ferdian memaparkan berbagai layanan bullion yang telah dikembangkan Pegadaian, seperti deposito emas, perdagangan emas, pinjaman modal kerja emas, dan jasa titipan emas korporasi. Inovasi tersebut diharapkan mampu mengubah emas dari sekadar aset yang disimpan menjadi instrumen produktif yang dapat mendukung aktivitas investasi dan pembiayaan.

Kegiatan ini memberikan wawasan kepada mahasiswa MM FEB UI mengenai perkembangan industri keuangan berbasis emas, sekaligus membuka ruang diskusi mengenai peran bullion bank dalam memperkuat ekosistem keuangan nasional dan mendorong inklusi keuangan di Indonesia.