UI Short Course Program Day 1: FEB UI Perkuat Kolaborasi Global melalui Inovasi Berbasis Budaya
Aska – Komunikasi FEB UI
Depok, 28 Juni 2026 – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI) resmi mengawali rangkaian UI Short Course Program on Entrepreneurship for International Students: “Cultural-Based Innovation & Market Insight” di Wisma Makara UI pada Minggu (28/6). Program ini mempertemukan mahasiswa dari berbagai negara untuk mempelajari kewirausahaan, inovasi berbasis budaya, serta ekosistem bisnis Indonesia melalui pembelajaran akademik dan pengalaman kolaboratif.
Kegiatan dibuka dengan sambutan Dr. Muthia Pramesti, S.E., M.M., Dosen FEB UI, yang menyampaikan bahwa keberagaman budaya para peserta merupakan modal penting dalam membangun inovasi. Menurutnya, kewirausahaan tidak hanya berfokus pada penciptaan keuntungan, tetapi juga menghadirkan solusi yang berkelanjutan dan bertanggung jawab terhadap masyarakat.
“Melalui program ini, saya berharap para peserta dapat memahami budaya Indonesia sebagai sumber inspirasi inovasi, membangun jejaring internasional, serta membawa pengalaman dan pembelajaran ini untuk memberikan manfaat bagi negara asal masing-masing,” ujar Muthia.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh Dr. Rambat Lupiyoadi, S.E., M.E. selaku Dosen FEB UI dan Ketua Program Short Course DIP UI, yang mengajak seluruh peserta memandang kewirausahaan sebagai cara berpikir untuk menciptakan nilai dan menyelesaikan persoalan masyarakat. Ia juga menekankan bahwa pengalaman belajar selama lima hari tidak hanya berlangsung di dalam kelas, tetapi juga melalui kolaborasi lintas budaya, kunjungan lapangan, hingga pengembangan ide bisnis bersama.
“Saya berharap Anda tidak hanya pulang membawa sertifikat, tetapi juga membawa ide baru, pengetahuan, persahabatan, kolaborasi internasional, bahkan mungkin calon mitra bisnis di masa depan,” ungkap Rambat.
Program ini diikuti oleh mahasiswa dari Universiti Putra Malaysia (UPM), Universiti Sains Malaysia (USM), Universiti Teknologi Malaysia (UTM), Nanyang Technological University (NTU) Singapore, The Banking and Finance Academy of the Republic of Uzbekistan (BFA), serta beberapa mahasiswa asing FEB UI yang berasal dari China dan Nigeria. Selama lima hari, peserta akan mengikuti kuliah, diskusi kelompok, kunjungan ke startup dan UMKM, lokakarya batik, serta penyusunan proyek bisnis lintas negara.
Sesi akademik pertama menghadirkan Zahra Kemala Nindita Murad, Ph.D., Kepala UKM Center FEB UI, yang memaparkan materi “MSME and Startup Ecosystem in Indonesia“. Ia menjelaskan bahwa UMKM merupakan tulang punggung perekonomian Indonesia dengan kontribusi lebih dari 60 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) dan menyerap sekitar 97 persen tenaga kerja nasional. Peserta juga diperkenalkan pada tantangan yang dihadapi UMKM, mulai dari akses pembiayaan, digitalisasi, inovasi, hingga pentingnya kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dunia usaha, komunitas, dan media dalam membangun ekosistem kewirausahaan yang berkelanjutan.
Pada sesi kedua, Ira Iriyanty, S.E., M.S.M., Dosen FEB UI, membawakan materi “Doing Business in Indonesia” yang membahas karakteristik geografis, demografi, kondisi ekonomi, serta budaya bisnis Indonesia. Peserta memperoleh pemahaman mengenai besarnya potensi pasar Indonesia sebagai ekonomi terbesar di Asia Tenggara, sekaligus pentingnya membangun hubungan, memahami keberagaman budaya, serta mengembangkan kewirausahaan berbasis warisan budaya sebagai strategi menciptakan nilai tambah dan daya saing di pasar global.
Melalui penyelenggaraan UI Short Course Program on Entrepreneurship for International Students, FEB UI terus memperkuat komitmennya sebagai institusi pendidikan berkelas dunia yang mendorong kolaborasi internasional, pertukaran pengetahuan, serta lahirnya generasi wirausaha yang mampu mengembangkan inovasi berbasis budaya untuk menjawab tantangan global.

