Universitas Indonesia dan UTM Perkuat Kolaborasi Pemberdayaan Ekonomi Inklusif bagi Penyandang Disabilitas

Universitas Indonesia dan UTM Perkuat Kolaborasi Pemberdayaan Ekonomi Inklusif bagi Penyandang Disabilitas

 

Johor Bahru, 19 Juni 2026 – Universitas Indonesia (UI) dan Universiti Teknologi Malaysia (UTM) memperkuat kerja sama akademik dan pengabdian masyarakat melalui serangkaian kegiatan yang berfokus pada pemberdayaan ekonomi inklusif bagi penyandang disabilitas pada Jumat, (19/6).

Delegasi Universitas Indonesia yang terdiri atas dosen dan peneliti dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB UI) serta Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP UI) melakukan pertemuan akademik, kuliah tamu, dan sesi berbagi pengalaman bersama sivitas akademika UTM serta perwakilan Jabatan Kebajikan Masyarakat Negeri Johor (JKMNJ).

Delegasi UI yang diwakili oleh Dr. Muthia Pramesti, Dr. Riani Rachmawati dan Dr. Anna Sakreti Nawangsari memaparkan berbagai hasil penelitian dan praktik baik terkait inklusi sosial, pemberdayaan ekonomi, serta inovasi bagi penyandang disabilitas.

Salah satu agenda utama kegiatan adalah kuliah tamu bertajuk “Inclusive Innovation: AI, Business Activities, and Marketing Challenges in the Blind Community” yang membahas pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) untuk memperluas akses ekonomi, meningkatkan produktivitas, dan mendorong kemandirian komunitas tunanetra.

Dalam kesempatan tersebut, delegasi UI juga memperkenalkan berbagai inisiatif pemberdayaan penyandang disabilitas di Indonesia, termasuk pemanfaatan teknologi AI bagi terapis pijat tunanetra melalui kolaborasi dengan PERTUNI serta program return-to-work bagi pekerja yang mengalami disabilitas setelah memasuki dunia kerja.

Kunjungan ini ditutup dengan sesi diskusi dan pertukaran gagasan bersama Jabatan Kebajikan Masyarakat Negeri Johor mengenai peluang kerja sama lintas negara dalam bidang kewirausahaan inklusif, pemberdayaan masyarakat, peningkatan partisipasi tenaga kerja penyandang disabilitas, serta pengembangan kebijakan yang mendukung pembangunan yang lebih inklusif.

Kolaborasi antara Universitas Indonesia, Universiti Teknologi Malaysia, dan Jabatan Kebajikan Masyarakat Negeri Johor menunjukkan komitmen bersama dalam membangun masyarakat yang lebih inklusif, memperluas kesempatan ekonomi bagi penyandang disabilitas, serta memperkuat hubungan  akademik dan kemitraan sosial antara Indonesia dan Malaysia demi mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan berkeadilan.