UI Short Course Day 4: FEB UI Ajak Peserta Short Course Jelajahi UMKM Indonesia dan Kekayaan Budaya Nusantara
Rayya – Komunikasi FEB UI
Jakarta, 1 Juli 2026 – Rangkaian Short Course Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Indonesia (UI) memasuki hari keempat dengan menghadirkan pengalaman belajar yang memadukan wawasan kewirausahaan dan pengenalan budaya Indonesia. Melalui kunjungan ke SMESCO Indonesia dan Taman Mini Indonesia Indah (TMII), peserta memperoleh pemahaman mengenai pengembangan produk UMKM sekaligus mengenal keberagaman budaya Nusantara secara langsung. Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu (1/7).
Kegiatan diawali dengan kunjungan ke SMESCO Indonesia. Pada kesempatan tersebut, peserta memperoleh pemaparan dari Krismayu Noviani yang memperkenalkan peran SMESCO sebagai pusat promosi dan pengembangan produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Indonesia. Selain menjelaskan fungsi dan program yang dimiliki SMESCO, Krismayu juga memperkenalkan beragam produk unggulan yang dipamerkan. Ia menjelaskan secara rinci mulai dari bahan baku yang digunakan, proses dan waktu produksi, harga jual, hingga latar belakang dan nilai budaya yang melatarbelakangi terciptanya setiap produk. Melalui sesi ini, peserta memperoleh gambaran mengenai potensi industri kreatif Indonesia serta pentingnya inovasi dalam meningkatkan daya saing produk lokal.
Setelah mengunjungi SMESCO Indonesia, para peserta melanjutkan kegiatan ke Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Di lokasi tersebut, peserta diajak menjelajahi berbagai anjungan daerah yang merepresentasikan kekayaan budaya dari seluruh provinsi di Indonesia. Kunjungan ini memberikan kesempatan bagi peserta untuk mengenal lebih dekat keberagaman arsitektur, kesenian, adat istiadat, serta warisan budaya Nusantara dalam satu kawasan terpadu.
Melalui rangkaian kegiatan pada hari ketiga, peserta tidak hanya memperoleh wawasan mengenai pengembangan UMKM dan industri kreatif, tetapi juga memperkaya pemahaman mereka terhadap keberagaman budaya Indonesia. Pengalaman ini diharapkan dapat memberikan perspektif yang lebih luas mengenai potensi ekonomi kreatif dan kekayaan budaya Indonesia sebagai bagian penting dalam pembangunan yang berkelanjutan serta kerja sama di tingkat global.

