International Business Experience: FEB UI dan The University of Melbourne Bahas Transisi Energi, Bisnis Berkelanjutan, Pelaporan Keanekaragaman Hayati hingga Berkunjung ke Monas
Aska – Komunikasi FEB UI
Jakarta, 8 Juli 2026 – Rangkaian International Business Experience (IBX) hasil kolaborasi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI) dengan The University of Melbourne memasuki hari ketiga pada Rabu (8/7). Bertempat di Ruang Pegadaian, Gedung Magister Manajemen FEB UI Salemba, peserta memperoleh wawasan mengenai transisi energi, pembangunan berkelanjutan, serta pelaporan keanekaragaman hayati (biodiversity reporting) sebagai bagian dari praktik bisnis yang bertanggung jawab.
Sesi pertama menghadirkan Putu Geniki Lavinia Natih, S.E., M.Phil., D.Phil., Dosen FEB UI, yang membawakan materi mengenai Indonesia’s Just Energy Transition Partnership (JETP). Dalam pemaparannya, Putu menjelaskan komitmen Indonesia dalam mencapai target net zero emission melalui transisi menuju energi bersih yang tetap mengedepankan aspek keadilan bagi masyarakat. Peserta juga diajak memahami implementasi JETP, mulai dari pengembangan energi terbarukan, penghentian bertahap pembangkit listrik berbasis batu bara, hingga tantangan pendanaan, kebijakan, dan kolaborasi berbagai pemangku kepentingan dalam mewujudkan transisi energi yang inklusif dan berkelanjutan.
Pada sesi kedua, Riani Rachmawati, S.E., M.A., Ph.D., Dosen FEB UI, memaparkan materi mengenai sustainable business dan peran sektor bisnis dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs). Riani menjelaskan bahwa keberlanjutan kini menjadi bagian penting dari strategi perusahaan melalui penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), ekonomi sirkular, serta penciptaan nilai jangka panjang bagi masyarakat dan lingkungan. Selain itu, peserta juga diperkenalkan pada berbagai praktik bisnis berkelanjutan di Indonesia yang menunjukkan bahwa keberhasilan perusahaan tidak hanya diukur dari kinerja finansial, tetapi juga dari dampak sosial dan lingkungan yang dihasilkan.
Sesi ketiga disampaikan oleh Prof. Desi Adhariani, S.E., M.Si., Ph.D., Ketua Departemen Akuntansi FEB UI, yang mengangkat tema Biodiversity Reporting. Dalam sesi ini, peserta mempelajari pentingnya pelaporan keanekaragaman hayati sebagai bagian dari praktik pelaporan keberlanjutan perusahaan. Prof. Desi menjelaskan bahwa pelaporan biodiversitas tidak lagi hanya berfokus pada narasi kepedulian terhadap lingkungan, tetapi juga harus didukung oleh data, indikator yang terukur, serta keterkaitannya dengan strategi bisnis dan pengambilan keputusan. Berbagai kerangka pelaporan internasional seperti GRI 101, Taskforce on Nature-related Financial Disclosures (TNFD), dan IFRS Sustainability Disclosure Standards turut diperkenalkan, disertai contoh implementasi pada sejumlah perusahaan di Indonesia untuk memberikan gambaran mengenai praktik pelaporan yang transparan dan akuntabel.
Setelah rangkaian sesi akademik selesai, para peserta mengikuti kegiatan city tour untuk mengenal lebih dekat ibu kota Indonesia. Kegiatan diawali dengan mengelilingi kawasan pusat Kota Jakarta sebelum berkunjung ke Monumen Nasional (Monas) sebagai salah satu ikon bersejarah Indonesia. Melalui kunjungan tersebut, peserta tidak hanya memperoleh pengalaman belajar di dalam kelas, tetapi juga kesempatan memahami sejarah, budaya, dan identitas Indonesia secara langsung.
Melalui kombinasi pembelajaran akademik dan pengalaman budaya, hari ketiga International Business Experience semakin memperkaya pemahaman peserta mengenai tantangan dan peluang pembangunan berkelanjutan di Indonesia. Program ini menjadi wujud komitmen FEB UI dalam menghadirkan pengalaman belajar internasional yang mengintegrasikan perspektif bisnis, ekonomi, keberlanjutan, dan pertukaran budaya.

