Kiki Verico Hadir dalam Policy Dialogue, Bahas Arah Kepemimpinan Ekonomi Indonesia di ASEAN

Kiki Verico Hadir dalam Policy Dialogue, Bahas Arah Kepemimpinan Ekonomi Indonesia di ASEAN

Ghazy – Kantor Komunikasi

Depok, 24 Agustus 2026 – Wakil Dekan Bidang Sumber Daya, Ventura dan Administrasi Umum Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI), Kiki Verico, Ph.D., turut berpartisipasi sebagai salah satu pembahas dalam forum Policy Dialogue bertajuk “Menakar Kepemimpinan Indonesia di ASEAN”. Forum yang diselenggarakan Departemen Hubungan Internasional Universitas Indonesia tersebut berlangsung pada Senin (24/8) di Auditorium Komunikasi FISIP UI Depok.

Forum ini mempertemukan akademisi, pengambil kebijakan, dan pemangku kepentingan untuk membahas posisi serta kapasitas Indonesia dalam menjalankan peran kepemimpinan di ASEAN. Diskusi mencakup tiga pilar utama Komunitas ASEAN, yakni politik-keamanan, ekonomi, dan sosial-budaya, dengan salah satu fokus pembahasan pada kontribusi Indonesia terhadap integrasi ekonomi kawasan, konektivitas, serta rantai pasok di tengah perubahan ekonomi global.

Dalam kapasitasnya sebagai akademisi sekaligus pimpinan FEB UI, Kiki Verico menjadi pembahas yang memberikan perspektif dari bidang ekonomi dalam diskusi tersebut. Kehadirannya memperkuat keterlibatan FEB UI dalam percakapan akademik mengenai isu strategis yang tidak hanya berkaitan dengan perkembangan ekonomi Indonesia, tetapi juga posisi Indonesia dalam membentuk arah kerja sama ekonomi kawasan ASEAN. Kiki bersama akademisi UI lainnya dan perwakilan CSIS Indonesia berdiskusi setelah pemaparan dari perwakilan dari Kementerian Luar Negeri RI.

Kiki berpendapat bahwa Indonesia memiliki peran besar dalam kepemimpinan di ASEAN karena menjadi satu-satunya negara Asia Tenggara yang tergabung dalam G20. “Dari sisi keanggotaan internasional, Indonesia satu-satunya negara di Asia Tenggara, pendiri ASEAN yang menjadi anggota G20. Nah, jadi dia punya apa… kapasitas jaringan (networking) yang luas,” ujar Kiki.

Keterlibatan Kiki dalam forum ini juga menunjukkan peran akademisi dalam memberikan perspektif berbasis keilmuan terhadap isu-isu strategis kawasan. Forum tersebut secara khusus diarahkan untuk mengidentifikasi komitmen Indonesia terhadap ASEAN, mengkaji kemauan politik dan kapasitas kepemimpinan Indonesia, serta merumuskan rekomendasi untuk memperkuat peran Indonesia di kawasan. Dalam konteks tersebut, kehadiran akademisi dari FEB UI menjadi bagian penting dalam memperkaya pembahasan mengenai dimensi ekonomi dari kepemimpinan Indonesia di ASEAN.

“Kalau saya secara pribadi senang sekali ya, karena di ekonomi ini ada namanya jurusan Ekonomi Internasional, ada jurusan Bisnis Internasional. Nah, jurusan-jurusan internasional ini di ekonomi sebetulnya dia memerlukan kolaborasi, mungkin tidak hanya kolaborasi dalam tataran diskusi atau dalam Focus Group Discussion, tapi juga pada tataran misalnya terjadi kerja sama penelitian atau pengajaran,” tutur Kiki.

Melalui partisipasinya, Kiki merepresentasikan kontribusi FEB UI dalam menghadirkan perspektif akademik terhadap isu ekonomi regional dan kebijakan publik, sekaligus memperluas ruang kolaborasi lintas disiplin di lingkungan Universitas Indonesia. Forum ini menjadi salah satu bentuk kontribusi sivitas akademika FEB UI dalam mendorong diskursus yang relevan terhadap dinamika kawasan dan masa depan Indonesia di ASEAN.