KKI FEB UI Hadirkan Praktisi Industri dalam Kuliah Umum Ekonomi Internasional
Ghazy – Kantor Komunikasi
Depok, 24 Agustus 2026 – Kelas Khusus Internasional Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (KKI FEB UI) menyelenggarakan Kuliah Umum bertajuk “Internal-External Balance in the Age of Fragmentation: Where Does Indonesia Stand” dengan menghadirkan Anton Hermanto Gunawan, Presiden Komisaris PT Superbank Tbk, sebagai narasumber. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya KKI FEB UI menghadirkan pembelajaran yang mempertemukan perspektif akademik dengan pengalaman praktis dalam memahami dinamika perekonomian internasional.
Mengangkat isu keseimbangan internal dan eksternal Indonesia di tengah meningkatnya fragmentasi ekonomi global, kuliah umum ini memberikan ruang bagi mahasiswa untuk memperluas pemahaman mengenai berbagai tantangan yang dihadapi perekonomian Indonesia dalam lingkungan global yang terus berubah. Pembahasan tersebut relevan dengan materi yang dipelajari mahasiswa pada Jurusan Ekonomi Internasional, Ekonomi Internasional Lanjutan, serta Ekonomi Keuangan Internasional.
Kehadiran Anton memberikan perspektif praktisi terhadap isu-isu ekonomi yang selama ini dipelajari mahasiswa melalui pendekatan teoritis. Pengalaman narasumber di sektor keuangan menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk melihat bagaimana konsep ekonomi internasional diterapkan dalam membaca kondisi perekonomian, merespons perubahan lingkungan global, serta memahami hubungan antara dinamika ekonomi domestik dan perkembangan ekonomi internasional.
Melalui format kuliah umum dan seminar ekonomi internasional, KKI FEB UI berupaya memperluas ruang pembelajaran mahasiswa di luar materi perkuliahan reguler. Interaksi langsung dengan praktisi memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk memperoleh sudut pandang yang lebih kontekstual sekaligus menghubungkan konsep yang dipelajari di kelas dengan perkembangan ekonomi yang terjadi di dunia nyata.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen KKI FEB UI dalam membangun forum akademik yang terbuka terhadap pertukaran gagasan antara akademisi dan praktisi. Kehadiran profesional dari berbagai bidang diharapkan dapat memperkaya pengalaman belajar mahasiswa sekaligus mendorong mereka untuk melihat persoalan ekonomi dari perspektif yang lebih luas, kritis, dan aplikatif.

