Anna Amalyah Agus Representasikan FEB UI dalam NTV Goes to Campus 2026, Dorong Mahasiswa Cerdas Mengelola Keuangan
Ghazy – Kantor Komunikasi
Depok, 22 September 2026 — Nusantara TV (NTV) berkolaborasi dengan Universitas Indonesia (UI) menyelenggarakan NTV Goes to Campus 2026 bertajuk “Money Talk, No Stress” di Balai Purnomo Universitas Indonesia, Kampus Depok, Selasa (22/9). Kegiatan ini menjadi forum edukasi literasi keuangan yang menghadirkan akademisi, praktisi, regulator, dan figur publik untuk membekali mahasiswa dengan pemahaman mengenai pengelolaan keuangan serta pengambilan keputusan finansial.
Dalam kolaborasi tersebut, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI) turut berpartner dalam penyelenggaraan kegiatan melalui pemberian poin Kuliah Umum (KUM) kepada mahasiswa FEB UI yang berpartisipasi. Skema ini menjadi bagian dari upaya menghubungkan pembelajaran di luar kelas dengan pengembangan wawasan mahasiswa mengenai isu keuangan yang relevan dengan kehidupan sehari-hari dan persiapan memasuki dunia profesional.
Perspektif mengenai pentingnya literasi keuangan juga disampaikan Prof. Dr. Anggito Abimanyu, Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Ia memperkenalkan peran LPS sekaligus menekankan bahwa pemahaman mengenai sistem penjaminan simpanan relevan bagi mahasiswa dengan latar belakang dan profesi apa pun. “Apa pun nanti profesi adik-adik semua pasti akan bersentuhan dengan simpanan jadi perlu tahu penjaminan apa yang dicover oleh LPS, apalagi LPS ini punya fungsi untuk memperkuat kepercayaan masyarakat dan menjaga stabilitas sistem keuangan bagi bank-bank yang ada di Indonesia,” ungkap Anggito.
Sementara itu, Randy Monthonaro Tampubolon, M.B.A., Direktur Utama Nusantara TV dan Direktur NTV Corp, mengaitkan literasi keuangan dengan kesiapan mahasiswa menghadapi berbagai pilihan karier setelah lulus. “Saya yakin adik-adik di sini ke depan akan lulus dan akan mulai masuk ke tahapan dunia kerja, ada yang memilih berkiprah sebagai entrepreneur mungkin, atau yang berkiprah menjadi akademisi, atau yang berkarier di pemerintahan. Maka keputusan hari ini mengenai literasi keuangan semoga menjadi fondasi awal dalam berkarier maupun menjadi pemimpin masa depan,” ujarnya.
Pentingnya kecakapan dalam memilih informasi keuangan turut disampaikan Rini Wulandari, Ketua Regulasi Komisioner Komisi Informasi Pusat RI. Ia mengingatkan mahasiswa untuk bersikap kritis terhadap informasi yang diterima, terutama ketika mengambil keputusan terkait keuangan. “Sebagai mahasiswa harus bisa memilah dahulu, informasi apa yang kita cari. Kalau kita cari informasi tentang keuangan maka kita harus mencari informasi dari lembaga keuangan yang terpercaya, jadi kita harus teliti dulu sumbernya dari mana,” jelas Rini.
Acara kemudian dilanjutkan dengan talkshow bersama narasumber dari latar belakang yang berbeda-beda. Dr. Anna Amalyah Agus, Manajer Kemahasiswaan FEB UI, hadir sebagai salah satu pembicara yang merepresentasikan perspektif akademik dan pengembangan mahasiswa. Bersama para pembicara lainnya, Anna membahas pengelolaan keuangan dan pengambilan keputusan finansial yang relevan dengan kehidupan mahasiswa serta persiapan memasuki dunia profesional.
Anna menekankan bahwa hubungan seseorang dengan uang merupakan bagian dari bagaimana seseorang menjalani kehidupannya. Menurutnya, mahasiswa perlu memiliki kendali dalam mengelola keuangan tanpa menjadikan uang sebagai faktor yang membatasi kualitas hidup. “Uang itu adalah refleksi dari hidup kita, jadi jangan sampai hidup kita malah diatur uang. Enjoy your life but also plan your money,” ujar Anna.
Dari perspektif pengembangan potensi generasi muda, Aliyah Natasya, Financial Educator, mengajak mahasiswa untuk membangun keberanian dalam merancang masa depan. “Usia 20 tahun adalah garis start yang kita punya and makes your dream bigger than your fear, jangan sampai rasa takut membuat diri kita memiliki mimpi yang kecil dan menjadikan hidup kita menjadi penuh ketakutan,” ungkap Aliyah. Sementara itu, Davina Karamoy, Public Figure, mengingatkan pentingnya memulai pengelolaan keuangan tanpa harus menunggu memiliki penghasilan besar. “Untuk teman-teman Gen Z aku ingetin aja, jangan tunggu penghasilan kamu banyak dahulu baru mulai membagi uang yang kita dapat. Usahakan untuk memulai mengatur uang kita sejak dini, tapi tetap enjoy your life, jangan sampai hidup kita malah jadi terbebani,” ujarnya.
Keterlibatan Anna sebagai perwakilan FEB UI memperkuat kontribusi fakultas dalam menghadirkan perspektif akademik mengenai pengembangan mahasiswa dan literasi keuangan. Partisipasi FEB UI dalam forum tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas ruang pembelajaran mahasiswa di luar kelas. Literasi keuangan tidak hanya berkaitan dengan kemampuan mengatur pemasukan dan pengeluaran, tetapi juga membangun kesadaran dalam mengambil keputusan, memilah informasi, merencanakan masa depan, dan mempersiapkan diri menghadapi berbagai pilihan kehidupan profesional.

