Promosi Doktor PPIA FEB UI, Mahatmyastuti Teliti Peran SFO dalam Integrasi Penganggaran Berbasis Kinerja dan Peningkatan Kinerja Pemerintah
Rayya – Komunikasi FEB UI
Depok, 14 April 2026 – Program Pascasarjana Ilmu Akuntansi (PPIA) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Indonesia (UI) menggelar sidang terbuka Promosi Doktor Mahatmyastuti Nuranindita yang berlangsung di lantai 4 Gedung Pascasarjana FEB UI, pada Selasa (14/4).
Sidang terbuka promosi doktor ini diketuai oleh Prof. Dr. Irwan Adi Ekaputra dengan pembimbing Prof. Dr. Lindawati Gani (Promotor), Dr. Emil Bachtiar (Ko-Promotor 1), dan Nanda Ayu Wijayanti, Ph.D. (Ko-Promotor 2). Selaku tim penguji, Yulianti Abbas, Ph.D (Ketua Penguji) dengan anggota penguji Prof. Desi Adhariani, Ph.D., Prof. Dr. Telisa Aulia Falianty, Dr. Dodik Siswantoro, dan Dr. Rr Trisacti Wahyuni.
Mahatmyastuti Nuranindita mengangkat disertasi yang berjudul “Pengaruh Strategy-Focused Organization terhadap Kinerja Kementrian/Lembaga di Indonesia: Peran Mediasi Integrasi Penganggaran Berbasis Kinerja” pada sidang terbuka ini.
Penelitian Promovenda Mahatmyastuti mengkaji implementasi strategy-focused organization (SFO) dalam mendorong integrasi penganggaran berbasis kinerja (PBB) serta dampaknya terhadap kinerja Kementerian/Lembaga di Indonesia. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih adanya tantangan dalam praktik perencanaan strategis dan penganggaran di sektor publik.
Penelitian menggunakan pendekatan mixed method dengan memanfaatkan data primer melalui survei dan wawancara semi terstruktur, serta data sekunder dari database evaluasi kinerja pemerintah dan laporan keuangan Kementerian/Lembaga. Analisis dilakukan dengan mengacu pada berbagai kerangka teori, seperti leadership and motivation theory, institutional isomorphism, Musgrave’s theory of public finance, dan contingency theory.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi awal kerangka SFO berbasis balanced scorecard secara signifikan mampu memperkuat integrasi antara perencanaan strategis, manajemen kinerja, dan penganggaran berbasis kinerja. Temuan ini menegaskan pentingnya peran pendekatan manajemen strategis dalam mendukung efektivitas reformasi sektor publik.
Promovenda Mahatmyastuti mengungkapkan, “Integrasi penganggaran berbasis kinerja terbukti berperan sebagai mekanisme mediasi yang signifikan dalam menjelaskan bagaimana implementasi SFO dapat meningkatkan kinerja Kementerian/Lembaga, baik dari sisi kualitas implementasi anggaran maupun pencapaian sasaran program pembangunan nasional.”
Selain itu, penelitian ini juga menemukan bahwa efektivitas reformasi penganggaran tidak hanya ditentukan oleh desain sistem PBB, tetapi juga oleh kapasitas organisasi dalam mengintegrasikan strategi, kinerja, dan penganggaran secara menyeluruh. Namun demikian, beberapa dimensi SFO, khususnya executive leadership dan strategic awareness, dinilai belum sepenuhnya optimal dalam mendukung integrasi tersebut.
“Penguatan praktik manajerial, kualitas kepemimpinan, serta pembelajaran organisasi menjadi faktor penting agar informasi kinerja dapat dimanfaatkan secara lebih substantif dalam proses penganggaran,” tambahnya.
Secara keseluruhan, penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan literatur reformasi manajemen sektor publik, khususnya terkait peran SFO sebagai mekanisme organisasi dalam memperkuat integrasi PBB di negara berkembang. Temuan ini juga diharapkan dapat menjadi masukan bagi pemerintah Indonesia dalam meningkatkan kualitas implementasi kebijakan penganggaran berbasis kinerja secara lebih efektif dan berkelanjutan.
Dengan ini, dewan pimpinan sidang terbuka promosi doktor memutuskan, Mahatmyastuti Nuranindita lulus dengan predikat Summa Cumlaude serta berhasil meraih gelar Doktor yang ke-104 Program Pascasarjana Ilmu Akuntansi. Selamat kepada Dr. Mahatmyastuti Nuranindita!

