Prof. Rhenald Kasali Bagikan Strategi Komunikasi dan Pemasaran Program Studi kepada Humas FEB UI
Aska – Komunilkasi FEB UI
Depok, 28 Juli 2026 – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI) menyelenggarakan Sharing Session Strategi Komunikasi dan Pemasaran Program Studi di Ruang Kelas A.302, Gedung A, Kampus FEB UI Depok pada Rabu (28/7).
Menghadirkan Prof. Rhenald Kasali, Ph.D. sebagai pembicara, kegiatan ini menjadi wadah bagi pengelola komunikasi program studi untuk memperkuat pemahaman mengenai strategi komunikasi dan marketing communication dalam mendukung reputasi serta daya saing program studi.
Kegiatan dibuka oleh Kepala Kantor Komunikasi FEB UI, Triza Mudita, Ph.D., yang menekankan pentingnya sinergi antara fungsi public relations dan marketing communication dalam membangun citra institusi. Melalui sesi ini, peserta diharapkan mampu mengimplementasikan strategi komunikasi yang lebih efektif untuk mendukung pengembangan program studi.
Dalam pemaparannya, Prof. Rhenald Kasali menjelaskan bahwa komunikasi perguruan tinggi perlu bergeser menjadi lebih adaptif dan student-centric. Menurutnya, reputasi institusi tidak hanya ditentukan oleh prestasi akademik, tetapi juga kemampuan menyampaikan nilai tambah seperti prospek karier, jejaring profesional, pengalaman belajar, hingga return on investment pendidikan kepada calon mahasiswa.
Prof. Rhenald juga menyoroti pentingnya pemanfaatan media digital sebagai kanal utama komunikasi dengan calon mahasiswa. Ia mendorong optimalisasi platform seperti Google, TikTok, Instagram, dan YouTube, serta keterlibatan akademisi dalam menghadirkan konten edukatif yang relevan dengan isu-isu aktual guna meningkatkan eksposur institusi di ruang publik.
Selain itu, ia menekankan bahwa pendekatan storytelling menjadi strategi efektif dalam membangun kedekatan dengan audiens. Konten perlu dikemas secara profesional dengan visual yang berkualitas, narasi yang kuat, dan tetap menjaga marwah akademik Universitas Indonesia. Menurutnya, komunikasi untuk jenjang sarjana, magister, dan doktoral juga perlu disampaikan secara lebih dinamis tanpa kehilangan kredibilitas sebagai institusi pendidikan tinggi.
Menutup sesi, Prof. Rhenald menggaris bawahi pentingnya konsistensi identitas komunikasi di seluruh program studi melalui kolaborasi yang erat antara Kantor Komunikasi dan humas program studi. Ia juga menekankan perlunya evaluasi berkala terhadap strategi komunikasi berdasarkan analisis data, capaian publikasi, performa konten digital, serta masukan dari para pemangku kepentingan agar komunikasi FEB UI semakin efektif dan berkelanjutan.

