Promosi Doktor PPIM FEB UI, Agung Artha Kusuma Teliti Interaksi Consumer To Consumer Pada Komunitas Brand Online: Pendekatan Teori Social Kapital

Promosi Doktor PPIM FEB UI, Agung Artha Kusuma Teliti Interaksi Consumer To Consumer Pada Komunitas Brand Online: Pendekatan Teori Social Kapital

 

Nino Eka Putra ~ Humas FEB UI

DEPOK ‚Äď (11/1/2024)¬†Program Pascasarjana Ilmu Manajemen (PPIM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, mengadakan sidang terbuka Promosi Doktor Agung Artha Kusuma, yang berlangsung di ruang 401- 403, Gedung Pascasarjana FEB UI, Kamis (11/1).

Sidang Promosi Doktor ini diketuai oleh Arief Wibisono Lubis, Ph.D., dengan pembimbing Prof. Dr. Adi Zakaria Afiff (Promotor), Gita Gayatri, Ph.D. (Ko-Promotor 1), Prof. Sri Rahayu Hijrah Hati, Ph.D. (Ko-Promotor 2). Selaku tim penguji, Prof. Dr. Cynthia Afriani (Ketua Penguji), dengan anggota penguji terdiri dari Daniel Tumpal Hamonangan Aruan, Ph.D., Dr. Nuri Wulandari, Dr. Rifelly Dewi Astuti, dan Dr. T. Ezni Balqiah.

Pada sidang terbuka ini, Dr. Agung Artha Kusuma mengangkat disertasi yang berjudul ‚ÄúInteraksi Consumer To Consumer Pada Komunitas Brand Online: Pendekatan Teori Social Kapital‚ÄĚ.

Pada penelitiannya, Promovendus Agung Artha Kusuma meneliti tentang meluasnya penggunaan sosial media telah mengubah proses pembinaan hubungan antara brand dengan konsumen. Sebagai salah satu titik utama dalam proses customer journey, interaksi antar konsumen dalam komunitas berbasis sosial media adalah krusial dalam sistem penciptaan makna (brand meaning) suatu brand, dan juga memiliki potensi besar mengarahkan perilaku konsumen.

Oleh karena peran komunitas sangat esensial, maka mengevaluasi dinamika interaksi antar konsumen ialah dasar dari desain penelitian ini. Sebagai salah satu teori yang sesuai untuk mendalami dinamika komunitas brand online, maka pada studi ini teori social capital akan digunakan untuk menelaah akumulasi sumber daya sosial yang terjadi pada tingkatan kolektif dan juga individu.

Untuk mengkontraskan dua tingkat social capital, makai 2nd order factor untuk komponen social capital kolektif diaplikasikan, dan tiga jenis motivasi intrinsik sebagai anteseden untuk mewakili karakteristik anggota komunitas secara umum. Sebagai konsekuensi akhir dari peran social capital pada organisasi konsumen, maka perilaku loyalitas terhadap brand dan komunitas digunakan sebagai konstruk yang menegaskan implikasi manajerial.

Hasil pengolahan data yang bersumber dari 540 responden, menyatakan bahwa akumulasi social capital hanya akan terjadi jika adanya partisipasi anggota kepada suatu konten atau interaksi sesama anggota pada komunitas. Untuk pengguna yang hanya menyerap informasi, walaupun keberadaan mereka meningkatkan profil komunitas, tidak mampu berkontribusi kepada pembentukan sumber daya kolektif. Selanjutnya sumber daya yang terakumulasi akan memberdayakan individuindvidu untuk mengadopsi dan menginterpretasi nilai-nilai terkait brand dan akhirnya mengarahkan kepada suatu perilaku loyal kepada brand dan komunitas.

Dengan ini, Dewan Pimpinan sidang terbuka promosi doktor memutuskan, Agung Artha Kusuma lulus dengan predikat Cumlaude dan berhasil meraih gelar Doktor yang ke-324 Bidang Ilmu Manajemen Pemasaran. Selamat kepada Dr. Agung Artha Kusuma!