Kuliah Umum MM FEB UI, “Kemampuan Personal, Belajar dari Seorang Pemimpin”

0

Kuliah Umum MM FEB UI, “Kemampuan Personal, Belajar dari Seorang Pemimpin”

 

Nino Eka Putra ~ Humas FEB UI

DEPOK – (25/8/2020) Magister Manajemen FEB UI menyelenggarakan Kuliah Umum secara webinar dengan tema grow your career, bertajuk “Personal Skill: Learn from a Leader.” Acara diisi oleh narasumber Andry Asmoro, M.A., Chief Economist PT Bank Mandiri (Persero), Tbk, dengan moderator Melia Retno Astrini, M.Sc., Dosen Departemen Manajemen FEB UI, pada Selasa (25/8/2020).

Andry Asmoro, mengatakan saat ini, pekerjaan yang tumbuh paling cepat adalah yang berkaitan dengan teknologi informasi dan manajemen data, terutama pada tahap yang lebih mendasar seperti pengembangan front end (pengembangan website yang menggunakan baris kode HTML, CSS, dan JavaScript untuk menghasilkan website dengan tampilan yang menarik), dan analisis data.

Sebaliknya, pekerjaan yang mengalami penurunan, yakni berhubungan dengan distributor atau perantara. Hal ini terkait dengan semakin berkembangnya e-commerce, sehingga mengurangi peran perantara dalam perdagangan.

“Pada dasarnya, 10 keterampilan yang dibutuhkan di profil Anda sesuai kebutuhan dunia kerja sekarang ini, yaitu mampu berkomunikasi atau berkoordinasi dengan orang lain, mampu memecahkan masalah yang rumit, berpikir kritis, memiliki keterampilan analitis,  kepemimpinan, manajemen proyek, cognitive flexibility, orientasi layanan, presentasi, dan pemasaran,” ucap Andry.

Lanjut Andry, di era digital, tantangan dalam membangun prakiraan terdekat diperuntukkan bagi bank, pusat penelitian, sekuritas, ekonom, perusahaan / asosiasi, lembaga pemerintah. Maka, perlu kemampuan analisis makro dan mikroekonomi, prakiraan cepat untuk perdagangan, ringkasan kebijakan untuk regulator, dan mitigasi risiko.

Selain itu, tantangan juga terjadi pada transformasi database, pemodelan (trial and error untuk menemukan model terbaik, penyesuaian dan pemeliharaan model, manajemen waktu), analisis (yang mencakup kompleksitas pada hubungan antara variabel makroekonomi, ketidakpastian faktor ekonomi global, korelasi antara teori ekonomi dan ekonometrika, penilaian ahli), teknis (ketersediaan software statistik, dan SDM).

“Oleh karena itu, saat ini merupakan era untuk Anda memperbarui leading indicator yang tepat dan menguntungkan, kemampuan menggabungkan analisis makro dan mikro, meningkatkan keterampilan dasar terhadap statistika dan kemampuan survei, belajar lebih banyak tentang non-ekonomi dan variabel, serta bekerja dengan penuh semangat dan tidak pernah berhenti belajar,” tutup Andry di akhir pemaparan materinya. (hjtp)