Workshop Program Pascasarjana Ilmu Ekonomi: Strategi Memilih Jurnal Bereputasi dan Menghindari Jurnal Predator

Workshop Program Pascasarjana Ilmu Ekonomi: Strategi Memilih Jurnal Bereputasi dan Menghindari Jurnal Predator

 

Nabila – Komunikasi FEB UI

Depok, 4 Februari 2026 – Program Pascasarjana Ilmu Ekonomi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (PPIE FEB UI) menyelenggarakan workshop bertema ‘Strategi Memilih Jurnal Bereputasi dan Menghindari Jurnal Predator’ di Ruang 401 Gedung Pascasarjana dengan diikuti oleh mahasiswa program magister (S-2) dan doktor (S-3), pada Rabu (4/2).

Kegiatan ini menghadirkan Prof. Dr. Djoni Hartono, Guru Besar sekaligus Dosen FEB UI sebagai narasumber. Dalam paparannya, ia menjelaskan berbagai hal yang perlu diperhatikan dalam proses publikasi karya ilmiah, mulai dari pemilihan jurnal hingga tahapan penulisan dan pengiriman artikel. 

Ia menekankan bahwa pemilihan jurnal memiliki peran penting dalam menjaga kualitas dan kredibilitas riset, melindungi reputasi akademik penulis, serta meningkatkan pengakuan institusional dan dampak sitasi penelitian.

Prof. Djoni mengingatkan mahasiswa untuk mewaspadai jurnal predator, yakni jurnal yang mengeksploitasi penulis dengan mengabaikan kualitas dan etika publikasi. Jurnal semacam ini umumnya ditandai dengan proses review yang sangat cepat, ruang lingkup yang terlalu luas, serta klaim indeksasi yang tidak jelas.

Menurutnya, kesalahan yang kerap dilakukan penulis antara lain mengejar peringkat kuartil tanpa mempertimbangkan kesesuaian topik, tidak mencermati ruang lingkup jurnal, serta mudah tergiur tawaran publikasi cepat.

“Untuk memilih jurnal yang tepat, diperlukan strategi. Mahasiswa perlu memahami kontribusi artikelnya, mengecek kesesuaian scope, meninjau artikel terbaru, serta mengevaluasi durasi proses review,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Prof. Djoni juga membagikan sejumlah langkah praktis dalam memilih jurnal, seperti memeriksa reputasi jurnal melalui Scimago atau ISI Web of Science, memanfaatkan fitur journal finder, memerhatikan kuartil dan H-index, mempertimbangkan sistem open access, serta melihat frekuensi penerbitan dan rata-rata waktu publikasi. Selain itu, mahasiswa disarankan untuk mengecek daftar Beall berisi jurnal dan penerbit yang diduga bersifat predator sebagai langkah kehati-hatian.

Melalui kegiatan ini, PPIE FEB UI berharap mahasiswa mampu meningkatkan kualitas publikasi ilmiah sekaligus terhindar dari praktik jurnal predator, sehingga dapat berkontribusi secara optimal dalam pengembangan ilmu pengetahuan.