Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Universitas Jenderal Soedirman dan Universitas Indonesia

Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Universitas Jenderal Soedirman dan Universitas Indonesia

 

Rifdah Khalisha – Humas FEB UI

DEPOK – (7/6/2021) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI) bersama Universitas Jenderal Soedirman mengadakan penandatanganan kerja sama program Merdeka Belajar Kampus Merdeka, secara offline di Ruang Djokosoetono, Gedung Dekanat, Kampus FEB UI Depok, pada Selasa (7/6).

Turut hadir dalam acara Prof. Wiwiek Rabiatul Adawiyah, Ph.D. (Dekan Universitas Jenderal Soedirman), Istiqomah, Ph.D. (Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni), Dr. Icuk Rangga Bawono, M.Si., M.H., (Kepala Program Studi PPAK), Yuniasih Septi Wardhani, S.H. (Koordinator Umum), dan Meike Kusmawanti, S.Si. (Sub Koordinator Akademik dan Kemahasiswaan).

Sementara perwakilan dari FEB UI, yakni Teguh Dartanto, Ph.D. (Dekan FEB Universitas Indonesia), Nanda Ayu Wijayanti, Ph.D. (Wakil Dekan FEB UI Bidang Sumber Daya, Ventura, dan Administrasi Umum), Dr. Irfani Fithria Ummul Muzayanah, M.S.E., (Kepala Kantor Kemahasiswaan), Isfandiary Djafaar, M.Soc.Sc., (Manajer Ventura, Kerjasama dan Alumni), Rintis Dosie Swastika (Kepala Bagian Legal dan Ventura, Kerjasama dan Alumni).

Mengawali acara, Teguh menyambut dengan baik akan kehadiran FEB Unsoed ke FEB UI. Dalam sambutannya, ia mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi kehadiran dekan beserta rombongan. Ia berharap, pertemuan kerja sama ini dapat mempererat silaturahmi dan membawa peningkatan mutu bagi ke semua pihak.

Wiwiek memaparkan sedikit perkenalan seputar FEB Unsoed. Ia menjelaskan bahwa kunjungannya untuk mendiskusikan dan menandatangani kerja sama program Merdeka Belajar Kampus Merdeka dengan (MBKM) FEB UI yang berjalan sejak 2020. Melalui program pemerintah ini, pihaknya ingin terus memperluas wawasan. Sekaligus, membantu pengembangan pendidikan sesuai Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada bidang ekonomi dan manajemen.

Teguh menuturkan, “Program Merdeka Belajar telah memberikan kebebasan dan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan sesuai minatnya. Memungkinkan mahasiswa terjun langsung dalam berbagai kegiatan di luar kampus untuk persiapan karier masa depan.”

“Di FEB UI sendiri, banyak mahasiswa memilih program berkuliah di universitas lain, baik dalam maupun luar negeri. Bagi mereka, belajar di lingkungan baru bisa menjadi pengalaman berkesan. Terbukti dari Indonesian International Student Mobility Awards (IISMA), skema beasiswa Pemerintah RI yang mendanai mahasiswa dalam program mobilitas, sebanyak 33 mahasiswa FEB UI telah berhasil lolos seleksi di berbagai universitas di luar negeri. Jumlah ini terbilang banyak, dari total 195 mahasiswa UI,” lanjutnya.

Lalu, Wiwiek mengatakan bahwa sebelumnya, FEB Unsoed pernah berkolaborasi dengan FEB UI, tepatnya dengan Prof. Dr. Irwan Adi Ekaputra (Ketua Departemen Manajemen, sebagai penguji eksternal dalam sidang mahasiswa. Ia mengaku sangat terbantu dengan dosen dari FEB UI yang sangat kompeten. Teguh menanggapi bahwa FEB UI sangat terbuka akan lebih banyak potensi kolaborasi lainnya, termasuk pengajar, pengisi kuliah umum, dan sebagainya.

Sesi penandatanganan dan penyerahan cinderamata merupakan tanda persiapan Unsoed dan UI sebagai mitra perguruan tinggi dalam realisasi program MBKM. Sementara mengenai mata kuliah dan mekanisme selama kerja sama, akan ada diskusi lebih lanjut.

Harapannya, kebijakan program MBKM ini mampu merancang pembelajaran inovatif, mendorong minat belajar, meningkatkan mutu, hingga meraih capaian pembelajaran secara optimal pada dua kampus tersebut. Jadi, kompetensi lulusan lebih relevan sesuai kebutuhan zaman. (hs)