Toto Pranoto : Prospek BUMN 2020 TAHUN 2019 segera berlalu. Bagaimana kinerja BUMN sepanjang 2019 dan tantangan apa yang dihadapi pada 2020? Itulah mungkin sebagian pertanyaan publik yang rindu dengan kejayaan perusahaan negara di masa depan. Merujuk laporan Menteri BUMN Erick Thohir di depan DPR pada awal Desember 2019, disebutkan total laba 142 BUMN mencapai Rp210 triliun pada 2018. Namun, hanya 15 perusahaan BUMN yang memiliki kontribusi terbanyak dari total...Read More
Zaekhan Kaji Decoupplling Konsumsi Energi dan Emisi CO2 Industri Manufaktur Melva Costanty – Humas FEB UI DEPOK – Program Pascasarjana Ilmu Ekoonomi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia mengadakan sidang terbuka Promosi Doktor Zaekhan (1306435556) di Auditorium Pascasarjana, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia, Kampus Depok, pada Jumat (20/12/2019). Sidang Promosi ini doktor ini diketuai oleh Prof. Dr. Ine Minara S. Ruky, dengan pembimbing, Prof. Nachrowi D. Nachrowi, Ph. D...Read More
Ari Kuncoro: UI Harus Berinovasi untuk Kurikulum Pendidikan Berbasis Kepemimpinan Nino Eka Putra ~ Humas FEB UI JAKARTA – Indonesia sebagai negara berkembang membutuhkan perguruan tinggi yang mampu menjadi salah satu agen pembangunan dan membuat suatu konsep untuk bisa dipergunakan di masyarakat luas. Apabila kita melihat tata kelola manajemen perguruan tinggi di Luar Negeri, mereka tidak terlalu diatur dan dalam hal penelitian, mereka sangat bagus karena tidak adanya birokrasi...Read More
Toto Pranoto: Minimalisir Potensi Konflik Kepentingan dalam BUMN, Implementasi Good Corporate Governance Harus Kuat Perombakan kepengurusan perusahaan-perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) telah dilakukan. Terdapat banyak alumni PT. Bank Mandiri Tbk dalam susunan pengurus baru. Susunan ini berpotensi menimbulkan konflik kepentingan baru. Beberapa Alumni Bank Mandiri ditempatkan di PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk., PT PLN (Persero), PT Aneka Tambang Tbk. (Antam), dan Bank Mandiri sendiri. Pengamat BUMN...Read More
Kiki Verico : Antisipasi di Tengah Lesunya Ekonomi Dunia Data 50 tahun terakhir menunjukkan bahwa tekanan ekonomi global semakin serius sejak krisis keuangan melanda dunia pada 2008. Ada dua alasan mengapa krisis keuangan ini serius. Pertama, krisis terjadi di pusat gravitasi ekonomi dunia karena melibatkan negara maju yang ukuran ekonomi dan pendapatannya besar. Amerika Serikat adalah sumber gravitasi ekonomi benua Amerika. Sementara negara-negara Eropa Barat adalah sumber gravitasi ekonomi benua...Read More