Toto Pranoto di Hot Economy Berita Satu TV “Menagih Janji SWF” Nino Eka Putra ~ Humas FEB UI DEPOK – (30/11/2021) Pemerintah memastikan Sovereign Wealth Fund (SWF) atau Lembaga Pengelola Investasi (LPI) tetap beroperasi normal pasca putusan Mahkamah Konstitusi (MK) mengenai Undang-undang Cipta Kerja (UU Ciptaker). Selain itu, pemerintah menargetkan Indonesia Investment Authority mampu menarik total investasi sebesar Rp300 triliun. Lantas sudah berapa besar target investasi dari pendanaan melalui...Read More
Analisis Pengamat Soal Penjualan 49% Saham Bandara Kualanamu ke India JAKARTA – (1/12/2021) Pengamat BUMN Universitas Indonesia Toto Pranoto memprediksi mengenai alasan penjualan 49 persen saham operasional Bandara Kualanamu, Sumatra Utara olehPT Angkasa Pura II ke GMR Airport International, perusahaan pengelola bandara asal India. “Kita lihat tahun laporan keuangan PT Angkasa Pura tahun 2020 itu dalam kondisi merah, sementara ekspansi membutuhkan kapital yang besar. Untuk itu, ini membutuhkan permodalan...Read More
Kritik Menyelamatkan Pembangunan Oleh: Muhamad Chatib Basri, Pengajar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia Daun kuning kemerahan berserakan di sepanjang jalan. Sinar matahari yang hangat tak mampu mengusir angin dingin yang menusuk. Siang itu musim gugur di Cambridge. KOMPAS – (2/12/2021) Saya tiba di Harvest, sebuah rumah makan Amerika kontemporer di kawasan Harvard Square, sebelum pukul satu. Tak lama kemudian, seorang lelaki India tua, dengan jalan agak tertatih, tiba. Rambutnya...Read More
UI dan LPS Menandatangani Nota Kesepahaman Sosialiasi Pemahaman Fungsi dan Tugas LPS kepada Publik Nino Eka Putra ~ Humas FEB UI DEPOK – (30/11/2021) Universitas Indonesia (UI) melakukan kerjasama Penandatanganan Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) sebagai upaya sosialisasi untuk memberikan pemahaman tentang fungsi dan tugas LPS kepada publik. Rektor UI, Prof. Ari Kuncoro, Ph.D., dan Ketua Dewan Komisioner LPS, Purbaya Yudhi Sadewa menandatangani...Read More
APBN 2022 Harus Mampu Mengantisipasi Segala Risiko JAKARTA, KOMPAS — (30/11/2021) Pandemi Covid-19 ditambah kemunculan varian baru virus korona membuat perekonomian pada 2022 dipenuhi ketidakpastian. Karena itu, APBN 2022 diharapkan mampu mengantisipasi dan memitigasi segala kemungkinan sedini mungkin. Dengan demikian, reformasi struktural dan pemulihan ekonomi nasional tetap berjalan. Pesan ini disampaikan Presiden Joko Widodo dalam pengarahan sebelum penyerahan daftar isian pelaksanaan anggaran (DIPA) dan buku transfer ke daerah dan...Read More